Taksonomi Tujuan Pembelajaran
TAKSONOMI
TUJUAN
PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
Proses interaksi peserta didik dengan
pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan
belajar. Pembelajaran
merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan
ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap
dan kepercayaan pada peserta didik.
Kawasan
Kognitif :
Kawasan yang membahas
tujuan pembelajaran berkenaan dengan proses mental dan
berawal
dari tingkat pengetahuan sampai ke tinggkat yang lebih tinggi yakni evaluasi .
Kawasan Kognitif ini
terdiri dari 6 tingkatan yang secara hierarkis berurut dari yang paling
rendah ( Pengetahuan )sampai yang kepaling tinggi (
Evaluasi ) .
v Tingkat
Pengetahuan ( Knowledge )
v Tingkat
Pemahaman ( Comprehension )
v Tingkat
Penerapan ( Aplication )
v Tingkat Analisis ( Analysis )
v Tingkat Sintesis (
Synthesis )
v Tingkat Evaluasi ( Evaluation )
v Kawasan Afektif (
Sikap dan Perilaku)
Kawasan Psikomotor :
Simson
(1966) menyebutkan bahwa domain psikomotor meliputi enam domain mulai dari
tingkat yang paling rendah, yaitu presepsi sampai pada tingkat keterampilan
tinggi.
·
Presepsi
Presepsi berkenaan
dengan penggunaan indra dalam melakukan kegiatan. Seperti mengenal kerusakan mesin dari suaranya yang
sumbang, atau menghubungkan suara music
dengan tarian tertentu.
Dimensi
dari presepsi adalah :
·
Sensori
stimulasi, yakni berhubungan dengan sebuah stimuli yang berkaitan dengan organ
tubuh, yaitu :
Ø Auditori
Ø Visual
Ø Taktile ( “
Ancang – ancang ’’ untuk bertindak )
Ø Taste ( Rasa )
Ø Smell ( Bau )
Ø Kinestetik
·
Seleksi
isyarat yakni menekankan bagian isyarat sehingga orang harus merespon untuk
melakukan tugas tertentu dari suatu kinerja.
·
Translasi
yakni berhubungan dengan presepsi terhadap aksi dalam membentuk gerakan.
Kesiapan :
Kesiapan merupakan perilaku yang
siaga untuk kegiatan atau pengalaman tertentu. Termasuk di dalam nya adalah
kesiapan mental set (kesiapan mental), physical set (kesiapan fisik) atau
meotional set (kesiapan emosi) untuk melakukan suatu tindakan.
Gerakan Terbimbing :
Adalah gerakan yang berada pada
tingkat mengikuti suatu model, kemudian meniru model tersebut dengan cara
mencoba sampai dapat menguasai dengan benar suatu gerakan.
Gerakan Terbiasa :
Adalah gerakan yang berkenaan dengan
penampilan respons yang sudah di pelajari dan sudah menjadi kebiasaan, sehingga
gerakan yang di tampilkan menunjukan suatu kemahiran.
Gerakan yang Kompleks :
Gerakan yang kompleks adalah gerakan
yang berbeda pada tingkat keterampilan yang tinggi.
Penyesuaian dan keaslian :
Pada tingkat ini
individu sudah berada pada tingkat yang terampil sehingga ia sudah dapat
menyesuaikan tindakannya untuk situasi-situasi yang menuntut persyaratan
tertentu.
Contoh Penulisan
Tujuan Dengan Kata-Kata Oprasional
Kawasan
Kognitif :
Ø Pengetahuan (C1)
1.
Siswa
dapat menyebutkan kembali bangun-bangun geometri yang berdimensi tiga
2.
Siswa
dapat menggambarkan satu buah segitiga sembarang
Ø Pemahaman (C2)
1.
Siswa
dapat menjelaskan dengan kata-kata sendiri tentang perbedaan bangun-bangun
geometri yang berdimensi dua dan tiga
2.
Siswa
dapat menerjemahkan arti kode-kode yang dikirim oleh kapal laut yang berlabuh
Ø Tingkat
Penerapan (C3)
1.
Siswa
dapat menentukan salah satu sudut dari suatu segitiga jika diketahui
sudut-sudut lainya.
2.
Siswa
dapat menghitung panjang sisi miring dari suatu segitiga siku-siku.
Ø Tingkat Analisis
(C4)
1.
Siswa
dapat mengolah data mentah melalui statistika .
2.
Siswa
dapat menganalisis kedalaman dan luas pembahasan.
Ø Tingkat Sintesis
(C5)
1.
Siswa
dapat menyusun rencana belajar masing-masing sesuai dengan kebijakan berlaku di
sekokah.
2.
Siswa
dapat mengemukakan formula baru dalam menyelesaikan permasalahan.
Ø Tingkat Evaluasi
(C6)
1.
Siswa
dapat menilai unsur kepadatan isi, cakupan materi, kualitas analisis dan gaya
bahasa yang di pakai oleh seorang penulis.
2.
Siswa
dapat menilai kualitas pemikiran temannya berdsarkan kemampuan dirinya.
Kawasan
Afektif :
Ø Penerimaan
(A1)
1. Siswa
dapat menyatakan setuju terhadap pendapat temannya
2. Siswa
dapat mengikuti ajakan temannya untuk belajar bersama
Ø Tanggapan
(A2)
1. Siswa
bersedia menyelesaikan tugas terstruktur yang di berikan gurunya
2. Siswa
dapat menolong kesulitan yang di alami temannya.
Ø Berkeyakinan
(A3)
1. Siswa
memutuskan untuk mengikuti studi tur yang di adakan oleh sekolah
2. Siswa
mengambil prakarsa untuk membersihkan kelas yang kotor
Ø Pengorganisasian
(A4)
1. Siswa
bersedia melengkapi kekurangan pada tugas yang di berikan oleh guru.
2. Siswa
sanggup menyesuaikan cara belajarnya dengan peraturan yang ada di sekolah.
Ø Tingkat
Karakteristik
1. Siswa
bersikap sopan
2. Siswa
mempersoalkan nilai yang di berikan oleh gurunya.
Kawasan
Psikomotor :
Ø Presepsi
(P1)
1. Siswa
dapat menunjukan obeng pipih dengan tepat setelah melihat demonstrasi guru
praktik.
2. Siswa
dapat memilih baju yang pantas untuk dirinya.
Ø Kesiapan
(P2)
1.
Siswa dapat mempertunjukan cara
menggunakan keyboard computer dengan tepat
2.
Siswa mampu menanggapi pesan
kesalahan di layar computer.
Komentar
Posting Komentar